"Kerja selama ini gaji kemana? Kok tabungan segitu-gitu aja?" "Banyak baju bukanya dikurangi malah beli lemari lagi, terus kalau rumah penuh dengan lemari gimana?" "Sampai kapan jadi bagian penyumbang sampah terbesar?" "Kapan mau jadi manusia yang bergunanya?" "Gak malu sama Tuhan?" Memilih hidup minimalis bukan tanpa alasan, ide pertama muncul saat otak mulai keruh, sejak saat itu mulailah mencari tahu tentang apa itu seni minimalism dan mulai berfikir untuk mencobanya, dan akhirnya tidak terasa kini sudah delapan bulan sejak memutuskan untuk merubah gaya hidup dan memilih untuk menjalani hidup minimalis. Esensi dari gaya hidup minimalis adalah meninggalkan sikap boros dan berlebihan untuk hidup yang lebih simpel namun berkualitas dan tentunya lebih happy. Seringnya berpindah tempat tinggal, jika diingat lagi diusia yang sudah 25 tahun ini terhitung sudah 8 kali berpindah rumah dari kota satu ke kota lain untuk melanjutkan pendidi...
Akhirnya terbebas dari pertanyaan-pertanyaan masyarakat “Kapan Wisuda?” tapi bakal nyusul “Kapan Nikah?”.
***
Bagi kamu yang akan wisuda sebagai S1, tentunnya moment wisuda kali ini harus jadi moment yang gak terlupakan dong! Karena wisuda S1 merupakan wisuda pertama kali yang akan terasa berbeda dengan moment wisuda saat TK.
***
Siapa sih yang gak bahagia ketika hari wisuda yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga? Inilah hari dimana kamu mengenakan toga dan samir, namamu disebut dan dekan memberikan map ijazahmu. Orang tua duduk manis melihat anaknya resmi bergelar sarjana. Hati mereka bangga, kamu pun bahagia.
***
Dan kali ini saya akan berbagi tips persiapan menjelang wisuda yang harus dipikirkan jauh-jauh hari sebelum hari bahagia itu datang.
- Pastikan administrasi sudah terselesaikan dikampus, jadi kamu gak perlu kepikiran dan akhirnnya persiapan wisuda kamu yang tinggal menghitung hari jadi berantakan.
- Baju! Dimana-mana kalo wisuda biasannya pakai kebaya, dress atau jas untuk yang laki-laki. Ya, nggak? “Nggak, Min! Biasannya pake toga!” Iya, itu bener juga. Tapi, dalemnya tetep kebaya atau jas, kan? Tujuannya ya biar cakep di hari istimewa. Tentukan pakaian apa yang akan kamu kenakan saat wisuda, mau jahit sendiri atau nyewa disalon yang menyediakan pakaian kebaya dengan berbagai macam ukuran dan warna sehingga kamu gak perlu pusing, bisa cari informasi ke teman atau saudara yang pernah memakai jasa si salon sehingga review yang didapat lebih pasti.
- Bagi kamu yang ingin menjahit kebaya sendiri, perhatikan berikut ini: pilih bahan kebaya yang bagus dan motif yang tidak terlalu ramai, Beli dengan panjang 2 meter untuk atasan, dan bawahan 2 meter untuk kain jarik/songket, untuk yang ingin memakai furing, pastikan bahan yang dibeli nyaman dipakai tidak panas. Setelah membeli bahan, pilih penjahit yang sudah sering menjahit kebaya, ingat! Yang pengalamannya banyak, bukan yang mahal tapi baru. Pilih model yang sesuai namun nyaman, tidak perlu harus mengikuti trend karena kenyamanan nomor satu. Lihat-lihat juga postur tubuh untuk memilih model yang tepat, sehingga tampilan tidak akan terlihat gemuk/bervolume, kekecilan, aneh, apalagi abstrak. Model casual adalah yang paling aman. Untuk model bawahan carilah yang simple karena ini wisuda bukan mantenan yang lebih banyak duduk. Karena saat wisuda kamu bakal duduk, berdiri, dan jalan cukup banyak seperti peresmian maju kepanggung, atau berjalan mencari tempat duduk, kesana-sini jeprat-jepret berfoto ria, bolak-balik jalan ke parkiran, apalagi kalau sampai saudara terpisah denganmu saat acara telah selesai dan kamu pun tidak bisa menghubungi lewat handphone dikarenakan jaringan sinyal yang lemot karena ada banyaknya orang yang menggunakan gadjet mereka sehingga mengakibatkan koneksi terganggu, mau tidak mau kamu harus berjalan keliling untuk menemukan anggota keluarga, misalkan!
- Setelah pakaian yang perlu dilakukan ialah mencari sepatu yang tepat, banyak nih yang dilakukan cewek yang ingin memakai sepatu dengan high heels yang tinggi, setinggi tiang bendera agar terlihat anggun bak miss universe, tapi sebenernya pilih saja sepatu yang nyaman model terbuka, atau pilih wedges bisa jadi alternative bagus.
- Untuk make up, bisa make up sendiri atau pilih make up artist bisa juga make up salon yang sudah sering mendapat orderan sehingga kita dapat memilih karya-karya sebelumnya dan menjadi bahan rekomendasi. Mintalah agar tidak terlalu tebal karena sekali lagi ini bukan mantenan! Karena biasannya wisuda sampai siang bahkan ada yang sampai sore sehingga bikin make up luntur dan agar setelah berwudhu bisa diperbaiki lagi, jangan lupa bawa peralatan make up untuk touch up lagi atau bawa sekalian MUA nya, hehe..
- Jangan lupa bawa printilan-printilan yang sepertinya nggak penting tapi bisa sangat krusial di saat-saat nggak terduga. Printilan yang saya maksud adalah peniti, bobby pin, kipas kecil, tissue siapa tau kamu bakalan berlinang air mata sangking bahagiannya, saat nama kamu disebut, bahkan sandal jepit untuk cewek-cewek yang pegal setelah memakai high heels selama setengah hari juga perlu dibawa.
- Nah untuk sesi foto, biasannya saat wisuda selalu ada yang namanya studio dadakan yang pakai background doang dan tersedia berjejer banyak didekat gedung upacara wisuda bisa pilih, tapi pleaseeee.. pastikan latarnya tidak norak seperti buku di rak berjejer dan gorden-gorden, itu udah jadul guysss! Cari aja yang latarnya polos atau motif kertas dinding yang berornament, atau berlatar cukup terang ala-ala studio. Selain itu kamu bisa booking studio untuk foto setelah acara wisuda selesai, atau bawa fhotographer pribadi dan alternative terakhir yang menurut saya worth it banget adalah bawa kamera sendiri yang pastinnya jumlah jepretan tidak terbatas dan berfoto di outdoor itu hasilnya lebih ngena disanubari dan menarik seperti menyatu dengan alam.
- Pendamping wisuda, ini penting banget! Biasanya pihak kampus hanya memperbolehkan kita membawa 2 tamu undangan untuk masuk kedalam gedung, tapi pada kenyataannya yang mengahantarkan wisuda bisa sampai 2 mobil, orang tua, eyang kakung eyang putri, paman bibi, ponakan, sepupu, kakak adek, tetangga, pak RT, pak lurah semua ikut menghantarkan, sudah seperti lamaran seserahan tau gak sih! dan yang masih baru gebetan buruan diresmikan aja lah demi mengejar pendamping wisuda, yang sudah punya pacar tolong di awet-awetin ya sampai hari wisuda, yang masih jomblo selalu tawakal aja!
- Sarapan, ini juga gak kalah penting guys, jangan lupa untuk sarapan karena acara wisuda itu lama gak seperti kamu beli micin diwarung yang cuman butuh waktu 5 menit doang.
- Undangan jangan lupa dibawa tanpa undangan kita tidak bisa masuk kedalam gedung wisuda, dan hantarkan orang tua atau wali kita ketempat duduk yang sudah disediakan terlebih dahulu jangan biarkan mereka berdiri terlalu lama.
- Dan yang terakhir menurut saya yang perlu dipersiapkan sebenarnya bukan terakhir ini sebaiknya ada diawal yaitu N.I.A.T !! Niat? Iya, niat! Tanpa niat kamu gak bisa ikut acara wisuda.
***
Dari beberapa hal yang sudah saya tulis, semoga bisa membantumu dalam mempersiapkan diri menghadapi wisuda yaa.. Selamat!
Untuk kamu yang akan diwisuda 😊

Komentar
Posting Komentar