Langsung ke konten utama

Postingan

Menjadi Minimalis

"Kerja selama ini gaji kemana? Kok tabungan segitu-gitu aja?"  "Banyak baju bukanya dikurangi malah beli lemari lagi, terus kalau rumah penuh dengan lemari gimana?" "Sampai kapan jadi bagian penyumbang sampah terbesar?" "Kapan mau jadi manusia yang bergunanya?" "Gak malu sama Tuhan?"  Memilih hidup minimalis bukan tanpa alasan, ide pertama muncul saat otak mulai keruh, sejak saat itu mulailah mencari tahu tentang apa itu seni minimalism dan mulai berfikir untuk mencobanya, dan akhirnya tidak terasa kini sudah delapan bulan sejak memutuskan untuk merubah gaya hidup dan memilih untuk menjalani hidup minimalis. Esensi dari gaya hidup minimalis adalah meninggalkan sikap boros dan berlebihan untuk hidup yang lebih simpel namun berkualitas dan tentunya lebih happy. Seringnya berpindah tempat tinggal, jika diingat lagi diusia yang sudah 25 tahun ini terhitung sudah 8 kali berpindah rumah dari kota satu ke kota lain untuk melanjutkan pendidi...
Postingan terbaru

Kabar Dipenghujung Bulan Lima

Pagi ini terdengar nada nyaring dari telepon genggamku, kudapati pemberitahuan masuk dikotak pesan e-mailku. Seperti hari-hari biasanya, a ku harus bangun pagi-pagi melanjutkan lagi hidup yang memang harus dilanjutkan. Tidak lolos dalam penerima beasiswa untuk kedua kalinya tak apa, mungkin memang bukan jalannya. Kegagalan sudah sangat sering dialami dan kini aku mulai terbiasa. Cukup sering penolakan dalam hidup menghampiri, namun mimpiku tak mempunyai tanggal kadaluwarsa, ambil nafas dalam-dalam dan coba lagi. Ku bicara dalam hati menguatkan diri. Aku bisa berhenti jika berat, aku bisa berhenti kapan saja, jadi jangan berhenti hari ini, hari ini aku harus melangkah lagi. Goethe berkata "Pertahankan impianmu dan kesempatan akan datang mewujudkannya", dan aku percaya itu.

Mendaftar Beasiswa GKS-Graduate 2019 Jalur Universitas di Ewha Womans University

Halo !! Sudah lama tidak menulis dan berbagi cerita, ini menjadi tulisan pertama saya ditahun 2019, sebenarnya diakhir 2018 sudah berencana untuk lebih aktif lagi di Blog ini minimal satu artikel di satu bulan, namun apa daya dari awal januari sampai awal april saya disibukan oleh beberapa keseharian, hingga rencana untuk menulis selalu ditunda. Sungguh yang akan saya ceritakan kali ini bukanlah pure cerita bahagia, ini tentang pengalaman saya mendaftar beasiswa untuk S2 saya. Keinginian untuk melanjutkan kuliah menjadi impian saya setelah dinyatakan lulus menjadi sarjana akhir tahun 2017 lalu, bahkan keinginan untuk melanjutkan S2 dengan beasiswa sudah ada sejak masih duduk di semester 3 dibangku kuliah, dan mulai mencari informasi tentang beasiswa dari luar negeri sejak saat itu. Apabila Eropa memiliki Erasmus Mundus dan DAAD, Inggris dikenal dengan beasiswa Chevening, Jepang dengan Monbukagakusho, serta Amerika dengan Fulbright nya maka South Korea dikenal dengan beasis...

Penyesalan

Ada banyak hal yang saya dengar tentang penyesalan didunia ini, namun tak disangka saya sendirilah kini yang mengalami sebuah penyesalan itu. Dibeberapa bulan terkhir ini kenaifan saya akhirnya membuat saya terperdaya, menenggelamkan diri sendiri dalam sebuah penyesalan. Saya berkeyakinan kuat bahwa jalan yang saya pilih sudah tepat, nyatanya malah keliru dan mengecewakan diri saya sendiri.  Saya sibuk mempersiapkan hari esok tetapi saya lupa dengan hari ini, saya sibuk mendengarkan orang lain, hingga saya lupa memahami diri saya sendiri. Hingga disatu titik saya sempat menyalahkan orang disekitar saya, Mencari kambing hitam untuk menanggung ini semua. Hingga pada akhirnya rencana yang telah saya susun sebelumnya harus saya rubah dan menyusunnya kembali  dengan susunan yang baru. Mengarungi malam hingga pagi dengan gelisah dan pilu, saya terdiam berpikir tentang cara agar kelak tak  lagi saya temui sikap, cara, kebodohan saya yang mengecewakan ini. Karena kec...

Karena Impianmu Harus di Perjuangkan

Berapa banyak impianmu yang belum lunas sampai hari ini? Hidup adalah tentang melunasi mimpi, jika sekarang kamu berhenti, tak menyesalkah dirimu nanti? Kamu diperbolehkan mempunyai impian-impian besar. Kamu pun diperbolehkan menjadi orang yang berpikiran cemerlang yang mengantungi gagasan-gagasan mengagumkan, Tapi semua tak akan ada artinya jika untuk memulai saja kamu tak punya keberanian, sehingga mimpi-mimpi besar itu hanya akan menjadi awan mendung yang menggumpal di udara. Manfaatkanlah waktu sebaik mungkin untuk mengarahkanmu menuju impian itu.  "Jika kau memiliki kesempatan melempar dadu, lemparlah tanpa ragu. Saat kau melempar, kau akan maju setidaknya satu kotak".   - Suits- Mewujudkan mimpi memang tak semudah cerita para motivator, sebagai manusia tentu wajar jika kamu takut gagal dan kalah. Namun, perjuangan terbaik adalah yang dihadapi dengan gagah berani sembari mengerahkan semua tenaga. Ada perbedaan besar antara pemimpi yang beker...

Membuat Ramadhan Lebih Bermakna

Marhaban ya Ramadhan…! Itulah kalimat yang akan senantiasa kita ucapkan dan lirihkan di lisan kita sebagai salah satu bentuk kegembiraan kita sekaligus rasa syukur kita kepada Allah SWT yang masih memberi umur panjang kepada hambanya untuk bisa dipertemukan dengan bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Ramadhan tahun ini datang lebih awal dari tahun sebelumnya, datang lebih cepat dibandingkan tahun kemarin. Bulan ramadhan ini memang tepat menjadi momentum bagi perubahan diri. Sebagai manusia yang terus ingin berubah menjadi lebih baik, tentu kita pasti ingin  memperoleh Ramadhan yang benar-benar bermakna tidak hanya berlalu begitu saja. Kali ini saya akan berbagi beberapa cara sederhana agar ibadah kita bisa mencapai titik maksimalnya dibulan suci ini. Penasaran apa saja?  Yang pertama, Hindari Ngegosip Kroyokan Ngegosip atau bergunjing, menjadi salah satu hal yang dapat mengurangi amalan puasa. Membicarakan keburukan orang lain memang menggoda, tapi kebiasaan...

Keluarga

Keluarga  tempat kita bermula, rumah yang selayaknya tetap kita pulangi, tempat yang paling kamu percaya untuk menunjukan siapa kamu, tempat yang paling membuatmu nyaman untuk jadi diri kamu sendiri, tanpa tekanan, tanpa paksaan, bebas, sesuka kamu. Tempat dimana kita selalu dipercaya saat dunia tak lagi mempercayai. *** Seberapapun besarnya masalah kita dengan keluarga tak akan pernah menghapus tali serta hubungan darah yang melekat pada kita dengan keluarga. Betapa banyak orang yang berdekatan tapi tak saling terikat. Betapa banyak orang yang pulang kerumah setiap hari tapi tak benar-benar pulang. Pulang adalah kamu benar-benar ada untuk orang-orang yang kamu sayangi, hati dan pikiranmu ada bersamanya, sebagaimana hati mereka selalu punya ruang untukmu kembali. *** Rumah kata yang mempunyai banyak arti, ada yang mendefinisikan rumahku istanaku, tempat tinggal, tempat dibesarkan. Namun rumah dalam pandanganku lebih dari itu, rumah bangunan yang tak begitu luas namun c...