"Kerja selama ini gaji kemana? Kok tabungan segitu-gitu aja?" "Banyak baju bukanya dikurangi malah beli lemari lagi, terus kalau rumah penuh dengan lemari gimana?" "Sampai kapan jadi bagian penyumbang sampah terbesar?" "Kapan mau jadi manusia yang bergunanya?" "Gak malu sama Tuhan?" Memilih hidup minimalis bukan tanpa alasan, ide pertama muncul saat otak mulai keruh, sejak saat itu mulailah mencari tahu tentang apa itu seni minimalism dan mulai berfikir untuk mencobanya, dan akhirnya tidak terasa kini sudah delapan bulan sejak memutuskan untuk merubah gaya hidup dan memilih untuk menjalani hidup minimalis. Esensi dari gaya hidup minimalis adalah meninggalkan sikap boros dan berlebihan untuk hidup yang lebih simpel namun berkualitas dan tentunya lebih happy. Seringnya berpindah tempat tinggal, jika diingat lagi diusia yang sudah 25 tahun ini terhitung sudah 8 kali berpindah rumah dari kota satu ke kota lain untuk melanjutkan pendidi...
Berapa banyak impianmu yang belum lunas sampai hari ini?
Hidup adalah tentang melunasi mimpi, jika sekarang kamu berhenti, tak menyesalkah dirimu nanti?
Hidup adalah tentang melunasi mimpi, jika sekarang kamu berhenti, tak menyesalkah dirimu nanti?
Kamu diperbolehkan mempunyai impian-impian besar. Kamu pun diperbolehkan menjadi orang yang berpikiran cemerlang yang mengantungi gagasan-gagasan mengagumkan, Tapi semua tak akan ada artinya jika untuk memulai saja kamu tak punya keberanian, sehingga mimpi-mimpi besar itu hanya akan menjadi awan mendung yang menggumpal di udara. Manfaatkanlah waktu sebaik mungkin untuk mengarahkanmu menuju impian itu.
"Jika kau memiliki kesempatan melempar dadu, lemparlah tanpa ragu. Saat kau melempar, kau akan maju setidaknya satu kotak".
- Suits-
Mewujudkan mimpi memang tak semudah cerita para motivator, sebagai manusia tentu wajar jika kamu takut gagal dan kalah. Namun, perjuangan terbaik adalah yang dihadapi dengan gagah berani sembari mengerahkan semua tenaga.
Ada perbedaan besar antara pemimpi yang bekerja keras sampai berdarah-darah demi mewujudkan semua angan, dan mereka yang hanya bisa bicara tanpa melakukan apa-apa. Dalam setiap impian yang muncul di pikiran, kamu selalu mempunyai pilihan untuk jadi pejuang yang rela bersaing di medan perang atau bersembunyi di balik tirai nyaman.
Bersembunyi dari mimpimu sendiri justru membuatmu menjadi pecundang. Takut kecewa karena kegagalan itu wajar, tapi kecewa karena pernah mencoba adalah bukti sebuah perjuangan yang tegar.
Jejak kekecewaan pasti tetap tertinggal di dada, namun rasa penasaran hanya akan menyiksamu selamanya. Di akhir hari, meskipun gagal, kamu akan bersyukur kamu pernah mencoba.
Alasan terlalu mahal, tidak berani mengambil risiko, tak punya waktu, sampai takut karena impian itu terdengar tak masuk akal boleh jadi alibimu. Tapi yakinlah pada Tuhan, dia bukan Ibu tiri jahat yang tak mau mendengar semua permintaan anaknya. Tuhan sangat baik, dia akan membukakan pintu bagi hambanya yang mau menyingsingkan lengan demi berjuang meraih mimpi.
Bahwa sejatinya tidak ada pintu yang tidak bisa dibuka, sesungguhnya tak ada alasan untuk tidak berusaha. Segila apapun impianmu, asal ada upaya, Tuhan akan membantu untuk mewujudkannya.
Sebutkan impian tergilamu padaNya, yang rasanya tak akan pernah bisa terwujud.
- Kuliah di Sciences Po, Le Havre, Perancis untuk mendalami tentang Korea Utara?
- Bertoga di Gunung Everest demi merayakan keberhasilanmu sudah diwisuda?
- Mengambil jeda 1 tahun sebelum mulai bekerja untuk mendalami cord gitar Lamb of God yang terkenal maha dahsyat susahnya?
- Atau membangun seribu Monas dalam waktu semalam?
Sah-sah saja kamu mempunyai impian sebesar apapun, tidak ada yang melarang. Nyatanya sedikit lebih beda lebih baik dari pada sedikit lebih baik.
Tetap berdo'a dan sampaikan semua keinginan kamu pada Tuhan yang Maha Esa, karena Dia tak akan pernah lelah dan bosan mendengarkan semua do'a mu. Yakinlah jika Tuhan sangat tahu apa yang kamu mau dan apa yang kamu harapkan.
Karena dunia akan abu-abu tanpa sebuah mimpi-mimpi besar dari orang seperti kamu. Yakin kamu bisa.
Pandang rintangan sebagai tantangan bukan penghalang.
Jadi, apabila esok hari kamu menemukan rasa pahit yang sama, jangan berusaha menghindarinya. Percaya saja bahwa akan ada rasa manis yang akan segera menyusul sebagai penawarnya. Percayalah, semua pengorbanan serta perjuanganmu menggapai mimpi akan terbayar lunas pada akhirnya.
Menyerah berusaha dan berhenti di tengah perjalanan merupakan sebuah kerugian. Kamu tidak tahu apa yang menunggumu di ujung sana, bisa saja kamu tinggal sejengkal dari mimpimu selama ini.
Yang kamu perlu lakukan hanyalah berusaha dan berusaha hingga titik darah penghabisan. Hingga rasa sakit enggan mengampirimu lagi, dan hingga do'a mu justru berbalik mendoakanmu kembali.
Jangan terlalu mengumbar mimpi-mimpi yang ingin kamu wujudkan. Bekerjalah dalam diam, cukup orang-orang yang kamu percaya dan yakin padamulah yang tahu perjuanganmu.
Impian itu datangnya dari dalam hatimu sendiri. Jangan bermimpi karena emosi, apalagi sekadar ingin membuktikan diri. Sama halnya dengan saya, saya selalu menanyakan pertanyaan pada diri:
Apa saja keinginan saya?
Mengapa saya menginginkan hal itu?
Jika saya berhasil mendapatkannya, bahagiakah saya? Mengapa?
Bisakah saya bahagia tanpa mendapatkan keinginan itu?
Bagaimana dengan apa yang telah saya dapatkan sejauh ini?
Apa arti kebahagian bagi saya?
Karena pertanyaan seperti ini setidaknya akan membantu saya untuk mengetahui lebih dalam makna dari impian saya itu sendiri. Dan ini juga bisa kamu tanyakan pada dirimu.
Tak usah ambil pusing dengan celotehan orang sekitar tentang kekuranganmu dan mimpimu. Satu-satunya cara membungkam mulut mereka hanyalah dengan membuktikannya.
Sah-sah saja, jika kamu ingin sharing tentang mimpi apa yang ingin kamu miliki. Namun, jangan terlalu mudah percaya dengan orang lain. Ada orang yang memang benar-benar mendukungmu, tetapi ada juga orang yang tidak benar-benar mendukungmu.
Jadi, lebih baik kamu bercerita pada orang yang benar-benar kamu percaya, orangtua misalnya. Jika kamu malu bercerita pada mereka, berceritalah pada adik atau kakak tertuamu. Mungkin merekalah yang bisa membantumu dengan tulus ikhlas untuk mewujudkan mimpi-mimpimu.
Jika kamu tidak keras kepala kamu akan mudah untuk menyerah. Jika suatu saat kamu harus mendengar komentar pedas yang terlontar dari bibir-bibir orang di sekitarmu, Sudahlah.. Let it all go ! Tutup telingamu rapat-rapat.
"Asalkan kamu percaya, semua bisa terjadi". -Christopher Reeve-
"Asalkan kamu percaya, semua bisa terjadi". -Christopher Reeve-

Komentar
Posting Komentar